Selasa, 07/10/2008 17:09 WIB
Kompak Ngutil, Bibi dan Keponakan Dibui
Imam Wahyudiyanta - detikSurabaya
Surabaya - Bibi dan keponakan satu ini memang kompak. Sayang kekompakan mereka malah berbuah penjara. Pasalnya mereka kompak mengutil pakaian dan sandal di 2 toko di Jembatan Merah Plaza (JMP).
Keduanya, sang bibi bernama Rumiyati (50) sedangkan sang keponakan bernama Siti Nur Rohmah (27), keduanya warga Kendung, Benowo, Surabaya. Mereka ditangkap polisi atas laporan pemilik toko yang memergoki aksi mereka.
"Si bibi yang mengambil barang, sedangkan sang keponakan bertugas menyembunyikan barang curiannya," ujar Kapolsek Krembangan, AKP Isbari kepada wartawan di Mapolsek Jalan Krembangan Barat, Selasa (7/10/2008).
Modusnya, kata Isbari, bibi dan keponakan itu menyaru menjadi pembeli saat memasuki Toko Timi yang menjual aneka busana. Di dalam toko, saat pemilik toko lengah, Rumiyati mengambil selusin kaos singlet. Kaos itu dilemparkan ke Siti yang kemudian mengemasnya ke dalam tas yang memang sengaja dibawanya.
Berhasil pada aksi pertama, mereka melanjutkan dengan memasuki Toko Kristin yang menjual sepatu dan sandal. Sialnya, saat mengoper 5 pasang sandal, pemilik toko memergoki aksi mereka. Dengan bantuan petugas keamanan JMP, keduanya dapat diamankan dengan menyerahkan ke kantor polisi.
"Mereka sudah sering beraksi di pertokoan di JMP. Namun kali ini mereka kepergok," tandas Isbari.(iwd/fat)
owalah yo...yo... terus kepiye iki (terus gimana ini) kejahatan semakin merajalela. Salah siapakah ini...???
tidak sadarkah mereka kalau semua yang ada di dunia ini milik tuhan. Kita hanya di titipi, kemanakah nurani kita. Jika masih mampu bekerja tuk apa mencuri, jika tidak mampu mencuripun tak ada gunanya. Yang ada hanya merugikan diri sendiri, kita akan rugi dunia akhirat.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar