pada hari itu
ku jumpa dia
dengan wajah yang memanis
dia tersenyum padaku
tatapan bola matanya menembus di dada
serasa tak tahan diri ini menahan rasa
hati yang gersang dan tandus
seakan mulai terbuka
kini...
dia jauh di seberang sana
untuk sebuah tugas mulia
sanggupkah hati ini menantinya
detik berganti menit
menit berganti jam
jam berganti hari
hari berganti bulan
aku tetap menanti
menanti sang pujaan hati
tapi aku tidak tau
sampai kapan penantian ini terhenti

Tidak ada komentar:
Posting Komentar